Friday, November 7, 2014

Produk Dairy Elle Vire & Sertifikat Halal-nya ...

Salah satu jenis butter yang biasa saya gunakan untuk baking adalah Elle Vire dan Anchor.
Berbeda dengan produk Anchor yang mencantumkan logo Halal yang bersertifikasi di kemasannya maka Elle Vire yang produk Eropa ini tidak demikian.

Namun Alhamdulillah walo tanpa logo Halal, produk dairy yang masuk ke Indonesia ini sudah dilengkapi dengan Sertifikat Halal.
Terlampir Sertifikat Halal Elle Vire yang bisa saya dapatkan ^_^



unsalted butter roll..
butter untuk bikin pastry...

Thursday, November 6, 2014

home made bread : fresh from the BM ^_^

*** udah setahun lebih memiliki-nya...

Alhamdulillah jadi ada rejeki di awal tahun 2013 akhirnya punya "mainan baru" ....si Bread Maker.
So far, masih sangat puas dengan hasil jadinya si BM dan sangat terbantu banget dengan keberadaannya BM ini.
Apalagi kalo lagi "mati gaya" ngga ada ide untuk sarapan, bisa segera memberdayakan alat ini.

Yang penting listrik nyala dan di rumah ada stok tepung, susu, sedikit gula, sedikit garam, mentega, dll.... tinggal nimbang bahan, cemplungin, dan bisa di tinggal untuk sleep like a baby hehehehe ^_^

Memang buatan dari rumah sendiri itu tak akan terkalahkan dengan buatan lain manapun didunia ini sekaligus menjadi bukti cinta anda terhadap diri sendiri & keluarga karena kan dibuatnya dengan cinta... whuahhhhh ^_^
Salah satu resep andalan yang biasa digunakan saat buat roti dengan BM ini adalah Cream Cheese Bread...

Berikut resepnya

Ingredients ( 1 loaf ) :
160g water (aku ganti dgn susu ultra plain)
250g bread flour (sebaiknya menggunakan : tepung cakra kembar emas atau K2 atau komachi)
50g cream cheese
10g powder milk
15g sugar
3g salt
20g butter
2.5g dry yeast (aku jadi 3 grm ragi instant, aku pake merk SAF)

Directions :
Put the ingredients in the bread machine on regular or fast loaf cycle.
Make sure yeast, sugar, & salt is not mixed together when put the ingredients in the bread pan.
Slice and enjoy.

Satu resep ini untuk setting size 500grm di BM...

sumber resep :http://blessedhomemaker.blogspot.com/2009/05/cream-cheese-bread-for-bread-machines.html?m=1

Berikut ini dokuemntasi tentang si BM dan foto-foto home made bread hasil perbuatan si bread maker tercintah ^_^

the bread maker machine....


cream cheese bread in the pan ^_^


lembaran cream cheese bread...

adonan roti dengan juice beet ...pinky warna nya saat masih diuleni

roti dengan beet saat udah mateng... warna pink-nya hilang :-)

roti coklat dengan choco chip & almond...

cakeppp.... enakkkk
Nothing beats the Home Made Bread :-)

Wednesday, November 5, 2014

chiffon ketan item : chiffon cake yang lezattt plus gluten free...


Pertama kali merasakan chiffon ketan item adalah saat seorang teman membawa chiffon ini sebagai oleh-oleh dari kunjungannya ke Bandung.
Saya langsung sukaaaa.....

Dan searching lah saya soal chiffon cake yang bahkan belum pernah saya buat.
Akhirnya nekat buat karena terlanjur sukaaa (saya bahkan lebih suka rasa & tekstur chiffon KI ini daripada chiffon pandan yang udah familiar itu)

Chiffon Ketan Item ini adalah chiffon cake yang pertama kali saya bikin.
Dan sejak buat pertama kali pula, chiffon ini tidak pernah gagal mungkin karena sifat tepung nya ya.
Saya bilang sifat tepungnya karena setelah mendapatkan ilham sejuta pede gara-gara kebehasilan membuat chiffon KI maka saya pun berani explore chiffon-chifon lainnya yang berbahan dasar terigu.
Tapi ternyata tidak se-sukses chiffon ketan item yang anti gagal, chiffon berbahan dasar terigu lebih sensi.
Pernah sukses, namun pernah juga gagal (baca : bantet, berpinggang, mengkerut ngga karuan-karuan jadinya).

Tekstur chiffon KI ini khas banget karena tekstur tepung-nya yang terasa "berpasir" dan resep yang di share oleh almarhumah mba Ruri ini enakkk banget bahkan lebih enakk dari chifon ketan item yang dijual di toko oleh-oleh di Bandung tersebut...

Berikut ini resep berserta tips-nya ya :

Bahan 1 :
200 ml putih telur (sekitar 5 butir)
100 gr gula pasir   

1/2 sdt garam

Bahan 2 :
5 butir kuning telur
100 ml santan kental
75 ml minyak sayur
150 gr tepung ketan item (harus diayak)

Caranya :
1)      Masukin tepung ketan item kedalam wadah, buat lubang ditengahnya
2)      Tuang kuning telur, minyak sayur dan santan
3)      Aduk searah pake whisk sampe jadi adonan yang kental, pastiin si tepungnya larut semua ya, jangan sampe ada yang mringkil mringkil
4)      Campur putih telur, gula pasir dan garam
5)      Kocok campuran putih telur dengan mixer kecepatan tinggi sampai kental
6)      Campurin adonan putih telur ke dalam adonan tepung, aduk pake spatula sampe tercampur rata, jangan sampe masih ada adonan putih telur yang misah ya
7)      Tuang ke loyang chiffon yang TIDAK DIOLES sama sekali (bangian dasar & pinggirnya loyang), bagian dasarnya boleh dialasi kertas roti
8)      Panggang dalam oven suhu 180° C selama ± 50 menit atau hingga matang
9)      Setelah matang, keluarkan dari oven, langsung tunggingin si loyang sampai dingin, baru keluarin chiffonnya

Tips :
yang triky di chiffon adalah manggangnya, cek dengan cara pegang permukaan cake, kalo permukaan cake masih berasa bunyi kreess.... kayak yang ada busanya tuh, nah itu belon cukup mateng, panggang lagi sampai kalo permukaannya diteken dia akan naek lagi
eh iya, waktu ngecek gini, cakenya jangan diangkat dari rak oven ya, jadi masih diatas raknya ajah
terus, begitu keluar dari oven, langsung ditunggingin ya, jangan ditunggu dulu, dijamin bakal mimpes dengan suksesnya
waktu ngeluarin cake, selipin pisau panjang yangtipis yang tajem di antara cake n loyang, jalanin muterin loyangnya, jangan naek turun ya, ntar pinggiran si chiffon jadi rompal rompal
kalo cakenya masih lengket ke dasarnya, pake cara yang sama
 
adonan pasta : santen+minyak+tepung ketan item+kuning telur

begitu mateng, mesti langsung dibalik seperti ini maka-nya loyang chiffon itu "berkaki" ...

udah dingin dan ngga nyungsep alias mimpes...Alhamdulillah :-)

salah satu proses tersulit, mengikis kulit chiffon dari loyang dengan mulus...

ini enakkkk bangettt....***seriusssbanget.com
 

Halal Certificate-nya Loacker, my favourite snack beli jadi ^_^

Loacker ini adalah cemilan atau snack beli jadi yang merupakan favorit saya...
Alhamdulillah sudah halal bersertifikat yang di terbitkan oleh lembaga halal di Eropah sana :-)

Saya masih menyimpan email dari customer service Loaker pada saat untuk pertama kalinya saya menanyakan status halal dari produk mereka :

***************************************************************************************

On Wed, 2/11/11, Info <info@loacker.com> wrote:
 Subject: re: loacker status : halal certified or not ?
 To:

 Date: Wednesday, 2 November, 2011, 2:43 PM

Dear Mrs. Irma,
Thank you very much for your inquiry.
Loacker does not use, and has never used any ingredients from animal origin other than milk. So, we also guarantee that all our products are HALAL (attached please find our Halal certificate 2011).
Thank you very much for your interest and please do not hesitate to contact us or visit our homepage www.loacker.com for any further information.
Best regards from Italy,
A. Loacker AG/SpA
Consumer service

www.loacker.com

Von: Irma Ramli
Gesendet: Freitag, 28.
Oktober 2011 10:27
An:
info@loacker.it

Betreff: loacker status : halal certified or not ?

Dear Loacker,
I am Irma from Jakarta, Indonesia.
I am a moeslem and really want to know if your products already have halal certified or not ?
Many of friends are saying that your wafers are very delicious but I'am afraind if there is ingredients are not halal for moeslem.
Looking forward for your information.

Thank you so much !
Best Regards,

***************************************************************************************

Dan berikut ini adalah semua Halal Certificate dari tahun 2011 hingga yang terakhir berlaku saat ini yang mereka kirimkan kepada saya saat saya meminta update certificate-nya.
*** ALHAMDULILLAH...... i'm super duper very berry happy ^_^






lanjutan kisah si youghurt sourdough...hiksss

Yoghurt sourdough yang saya buat di tahun 2013 lalu itu ternyata sukses untuk membuat donat, roti goreng, dan aneka cemilan lainnya yang membutuhkan pengembang.
Tekstur nya donat baguss banget, lembut, dan tidak berbau ragi :-)
Belum sempat dibuat untuk roti yang dioven namun keburu sourdough tersebut "meninggal dunia"... hiksssss
Jadi umur sourdough saya cuman sempat 2 bulan aja...
Sebenarnya sourdough tersebut sudah cukup kuat dan hingga saat ini pun setelah setahun berlalu, saya belum paham apa yang menyebabkan dia wafat..

Sedang berusaha men-encourage diri supaya mau lagi bikin sourdough ini karena ada kawan di facebook yang usia sourdoughnya udah setahun lebih dan makin kuat... cuman perlu semangat dan keinginan yang kuat apalagi karena saya ngga terlalu suka "tingkat asem" di awal2nya maka akan banyak  tepung yang akan terbuang percuma...
Jadi mikir2 pengiritan-nya juga tapi kalo meningat lagi rasa & tekstur donat & roti ogreng yang sempat dibuat, rasa-nya masih worthed hiksssss ....

Berikut ini beberapa cuplikan hasil dari si sourdough yang sempat terekam :


mini sourdough pancake...

hasil jadi-nya si mini sourdough pancake :-)


adonan donat & roti goreng yg udah mengembang...

timbang, bulatkan, & proofing tahap ke-2 ...


afer proofing stage 2 :-)

tekstur doant-nya lembut, padat tapi haluss...

ini roti goreng-nya, serat lembut dalam waktu lama...




Monday, June 3, 2013

~my first yoghurt sourdough~

wahhhh udah lama sekali tidak update di blog ini
*pemalesannnn nih heheheh...*

Jadi ceritanya, gara-gara dicemplungin ama salah seorang teman ke grup Homemade Natural Bread Club di facebook, saya yang awal mulanya tidak tertarik dengan ragi alam jadinya malah ikut-ikutan...  ^_^

Jadi perkenalkan ini si "Sensi" yoghurt sourdough sang ragi alami yang sudah melewati umur setengah bulan.
Pertama kali di racik pada hari Rabu tanggal 15 Mei 2013.
Kenapa diberi nama Sensi ???... kasitau ngga yaaa :D

Alhamdulillah hingga saat post ini ditulis, si sourdough is still alive.... :-)
Ngga di kasi makan setiap hari karena induk semangnya gawe (hahaha) dan merasa sayang kalo ada bagian yang dibuang jadi nunggu pas ada waktu senggang untuk memanfaatkan bagian sourdough yang mesti "dibuang" untuk dimanfaatkan jadi suatu cemilan.
Cuman walaupun di simpan di lemari es, maximal hanya 5 hari si sourdough ngga dikasi makan karena khawatirnya dia merasa sedih dan tidak terperhatikan dan kemudian "dead"...

Terlampir penampakannya sekitar 2 jam setelah di kasi makan...
*ada garis spidol item itu batas layer pas udah diberi makan*
Anyway ternyata asik loh punya "peliharaan" seperti ini ...hehehehehe


Thursday, November 15, 2012

NCC BreadWeek_part 2 : Pao Burger_Ebi Katsu

Laporan kedua untuk NCC BreadWeek…. ^_^
********************************************************************************************

Prolog :
Gara-gara beberapa hari kemarin yang bersiliweran untuk dilaporin di milis itu bakpao bakpao menul nan montok yang menggemaskan laksana pantat bayi, hadeuuhhh jadinya pengen bikin si pantat bayi itu juga ... upsss bakpao maksudnya.
Walaupun saya ngga temukan tepung khusus pao namun ngga bole ngga jadi bikin dong :-

Bolak balik arsip, buku resep, dan googling…. ‘n akhirnya memutuskan untuk bikin pao burger ini karena kesannya lucu hehehe ^_^

Untuk isiannya, saya mengambil versi gampil alias gampang ajah yaitu menggoreng  ebi katsu yang ada di lemari es karena ngebayangin isian burger-nya KFC yang kres kres dan renyah. Ngga ada chicken katsu di rumah jadi yahh ebi katsu pun jadi.
Dan ternyata enakkk lohhh, recommended lah menurut yang ikut mencoba.
Hayuuuukkkk mari bikin yaaa teman-teman …

Berikut ini resepnya ya, semoga bermanfaat
J
Pao Burger
Sumber : 51 Resep Pilihan Roti & Pao by Team Sedap
Bahan Biang :
350 grm terigu protein rendah
1 ½ sdt (5 grm) ragi instant
10 grm gula pasir halus
200 grm air (saya pake air es)

Bahan :
200 grm terigu protein rendah
50 grm gula pasir halus
1 sdt (5 grm) baking powder
80 grm air
50 grm mentega putih (saya ngga ada mentega putih, saya ganti ama minyak goreng kelapa karena kalo margarine atau mentega akan buat warna pao jadi kuning)
½ sdt garam
1 sdm wijen hitam, yang sudah disangrai
    
Bahan Pelengkap :
Ebi Katsu (bole juga pake daging burger beli jadi atau bikin sendiri)
Keju Lembaran & Mayonnaise
Daun Selada, Tomat iris, & Timun iris

Cara Membuat :
1) Biang : Campur terigu, ragi, gula. Aduk rata.
2) Masukkan air sedikit sedikit. Uleni hingga kalis. Diamkan 1 jam sampai mengembang dua kali.
3) Setelah mengembang, campur biang dengan terigu, baking powder, gula, & sebagian airUleni hingga rata. Masukkan sisa air dan uleni hingga kalis.
4) Tambahkan mentega putih (saya : minyak goreng), garam, & wijen hitam. Uleni hingga elastic dan wijen tersebar merata.
5) Timbang adonan sesuai selera, bentuk bulat, pipihkan sedikit. Letakkan diatas kertas pao. Diamkan 40 menit.
6) Kukus dengan api sedang selama 10 menit hingga matang.
7) Penyelesaian : belah  dua si pao (gunakan pisau bergerigi yaaa), lapisi dengan daun selada. Letakkan ebi katsu, keju lembaran, mayo, tomat, dan timun.
Siap disantap…. nyam nyam nyammm

Beberapa photo saat bikinnya termasuk insiden kecil saat spiral mixer lepas dari body mixer padahal ngulenin-nya dikit doang ini karena ngga bikin satu resep full... but it's still fun :D