Tuesday, November 13, 2012

NCC BreadWeek_part 1 : Roti Tawar Kentang

Setelah hampir 2 tahun menjadi member dari milis NCC, baru kali ini punya nyali beneran deh untuk ikut meramaikan ajang week-week’annya NCC ..hehehehe.
Ajang yang dimulai pada tgl 6 November – 8 Desember jam 24 ini mengusung tema “BreadWeek” dan aku sangat berharap bisa ikut melaporkan lebih dari satu item makanya pake judul part 1 ***grin***
Walaupun akan  perlahan banget melaporkannya kepada para host dan milis berhubung grasa grusu untuk menyelipkan waktunya itu untuk mengedit photo dan  bikin post di blog dulu terkait laporan sebagai bagian dari “saksi hidup” bahwa aku pernah membuat roti tersebut diantara kesibukan gawe dan sebagainya di rumah (harap maklum ngga punya ART nih).
Untuk laporan pertama ini, aku memilih untuk membuat Roti Tawar Kentang.
Alhamdulillah rotinya berhasil walaupun awalnya sedikit merasa “aneh” dengan tampilan di buku resepnya karena dalam pikiran aku, roti tawar selalu bentuknya loaf bread.
Tapi ini penampakannya seperti roti sobek.  Namun demikian karena ngga mau kualat dengan resep yang baru pertama dicoba (hahaha...) maka aku patuh saja sama resep dan mengikuti bentukannya karena sempat kepikiran jangan sampe tekstur roti terlampau lembut dan akan buat kesulitan saat mau di iris untuk  di photo karena kan rulesnya mesti memperlihatkan serat sang roti.
Aku menggunakan kombinasi antara miyako plus LG saat membuat roti ini. Dan karena bikinnya ½ resep saja jadi miyako plus LG tidak sampe bekerja rodi  :D
Testimoni soal roti ini yang kepengen aku share adalah roti ini teksturnya padat, tidak kopong, tidak seperti  menggigit angin. 
Namun walaupun padat, serat rotinya lembut, benerannnn deh.… ciyus hehe ^_^
Padahal tidak ada kuning telur yang biasanya menjadi sumber pelembut alami untuk bikin roti  dan juga tidak ada tambahan zat additive sama sekali seperti bread improver, bread softener, dan sebagainya dalam komposisi si roti.
Jadi kelembutannya berasal dari pelembut alami yaitu si kentang.
Aku buatnya hari minggu kemarin, setelah dingin dan motret bentar lalu melahap potekan saat difoto kemudian aku masukkan dalam kotak kedap udara dan simpan di chiller.
Senin subuh, dikeluarin dan di thawing sebentar.
Iiiiihhhh……  Alhamdulillah serat roti tidak berkurang kualitas kelembutannya sama sekali.
Kemudian diolesi butter atau peanut  butter dan ditaburi meises……nyammm 1000X
By the way, ini memang roti tawar karena rasanya plain.  Tidak manis, tidak gurih.

Resep roti ini akan menjadi salah satu favorit saya karena saya suka banget dengan teksturnya dan tanpa ada niat sama sekali untuk over lebay, menurut saya roti tawar ini bahkan lebih enak daripada roti tawar yang ada di butik butik roti ternama itu ***menurut saya loh yaaa...***


Dan inilah resepnya, semoga bermanfaat buat teman-teman yaaa…
Roti Tawar Kentang
Sumber : 51 resep pilihan Roti & Pao by Team Sedap
Bahan :
400 grm tepung protein tinggi
200 grm tepung protein sedang
150 grm kentang kukus haluskan dgn 150 ml susu cair
8 grm ragi instant
50 grm gula pasir
275 ml susu cair dingin
50 grm mentega putih (aku pake butter karena ngga punya stok mentega putih)
1 sdt garam

Bahan Olesan :
1 kuning telur
1 sdm krim kental (aku pake susu evaporated)
Bahan Topping :
25 grm havermut

Cara Membuat :
1) Campur terigu, kentang, ragi instant, dan gula pasir. Aduk rata.
2) Tuangi susu cair dingin sedikit sedikit sambil diuleni hingga kalis.
3) Masukkan mentega putih dan garam, uleni hingga elastis. Diamkan 30 menit. Kempiskan adonan.
4) Timbang masing-masing 90 gram. Bulatkan. Diamkan selama 10 menit. Giling lalu gulung.
5) Lettakan di Loyang 24X10X7 yang sudah diolesi margarine dan dialasi kertas roti dengan masing-masing loyang berisi 5 adonan. Diamkan 75 menit hingga mengembang.
6) Oleskan dengan bahan olesan dan taburi havermut.
7) Oven dengan api bawah suhu 180 derajat Celcius selama 30 menit hingga matang


***sekedar tambahan info saja...sejak mengenal tepung kentang Pfanni dan langsung jatuh cinta pada saat pertama kali merasakannya maka saya hampir selalu punya stok tepung ini di rumah. Jadi saat bikin roti tawar kentang ini pun saya buatnya dengan tepung kentang Pfanni tidak dengan kentang utuh yang butuh waktu lagi untuk dikukus. Jadi lebih hemat energi dan hemat waktu***

Salam roti sehat & enakkk !!!








 

pastry rumahan : pindahan dari multiply_part1 ...

jelang 1 Desember 2012 di saat multiply Indonesia akan menutup segenap fasilitas blogger yang ada, saya baru merasa perlu memindahkan beberapa album photo yang saya punya disana...

walaupun album photo saya tidak banyak namun tidak ada waktu yang cukup lagi untuk memindahkan semuanya ... hik hik hikssss
saya akan memindahkan beberapa hal saja untuk dishare disini, di rumah saya yang baru...

dan ini part 1 dari pindahan album photo saya dari multiply yang berjudul "Pastry Rumahan" :
http://ime558.multiply.com/photos/album/25/Pastry-Rumahan-

********************************************************************************

sabtu tgl 12 maret (tahun 2011) lalu sempat ikutan kursus bikin pastry di markas ncc matraman, diajarin bu fatmah bahlwan...
seminggu kemudian coba2 deh dipraktekin...
lumayanlah buat sekalian olahraga lengan hahaha...

yuk mariii bikin....
















Friday, November 2, 2012

pukis pandan alami....

Pukis pandan yang aku buat ini berpedoman pada resep pukis pandan dari blog-nya Mba Ricke.
Cuman bedanya, aku tidak menggunakan emulsifier (insya Allah aku udah SAY NO untuk bahan seperti emulsifier yang sifatnya tidak urgent dan ngga ketauan jelas apa manfaatnya bagi organ tubuh..hehe).
Selain itu, hal yang berbeda lagi dari resep punya mba Ricke adalah instead menggunakan pasta pandan sintetis, aku memilih untuk mendapatkan warna hijau dan wangi pandannya langsung asli dari daun pandan sendiri yang bersangkutan.
Alhamdulillah …. warna ijonya dapat dan wangi-nya pun jelas sedappppnya ^_^
Dan walopun ngga pake emulisifier, tekstur pukis ini tetep empuk bahkan sampe keesokan harinya masih tetep empukkk. Senangnyaaa...
Berikut ini kutipan resep pukis pandan dari blog mba Ricke yang berasal dari  link tersebut ini yaaa.



Kue Pukis Pandan
by Ricke 'Bunda Nadhifa'


Bahan :

250 grm tepung protein tinggi (misalnya Cakra Kembar/Bread Flour)

150 grm gula pasir
3 butir telur
1 sdt emulsifier ***irma ngga pake***
1/2 sdt essence vanilli ***irma ngga pake***
1/4 sdt garam
1 sdt ragi instant (Fermipan/Saf Instant)
350 ml santan sedang kentalnya (bisa pake Kara 200 ml + air 150 ml)
1 1/2 sdt pasta pandan ***irma ngga pake***
65 grm margarin, lelehkan, dinginkan
50 ml susu kental manis


Cara membuat :

1. Ayak terigu. Sisihkan.
2. Campur santan dengan pasta pandan. Sisihkan.
3. Kocok telur, gula pasir, emulsifier dan garam hingga MENGEMBANG, KENTAL dan KAKU berwarna PUTIH dengan mixer kecepatan tinggi. Masukkan essence vanilla. Kocok rata.
4. Turunkan kecepatan mixer hingga kecepatan paling rendah (speed 1), masukkan 1/3 bagian terigu dan kocok rata sebentar. Masukkan 1/2 bagian santan. Kocok rata lagi. Begitu berselang seling terigu dan santan dan akhiri dengan terigu. Matikan mixer.
5. Masukkan ragi instant. Aduk rata dengan spatula.
6. Masukkan margarin cair sedikit demi sedikit. Aduk rata dengan spatula.
7. Terakhir masukkan susu kental manis. Aduk rata dengan spatula.
8. Diamkan selama 20-30 menit.
9. Panaskan cetakan kue pukis yang telah dioles minyak/margarin dengan api sedang. Setelah panas, kecilkan api (pakai api keciiil aja).
10. Tuang adonan setinggi 3/4 tinggi cetakan. Tutup sebentar biarkan setengah matang, taburi topping selagi permukaan masih agak cair tengahnya. Tutup kembali dan masak sampai matang dan permukaan kering.
11. Angkat dan keluarkan dari cetakan. Panas-panas oles/semir permukaan kedua sisi kulit pukis dengan margarin. Tujuannya agar kulit pukis tidak kering dan mengeras setelah dingin. Sajikan.


 




Tuesday, October 16, 2012

kulit pastel ini renyah sekali....

Seenak apapun isian pastel, bila ngga dibarengi dengan kulit pastel yang renyah kres kres gimana gitu maka tetep aja akan kurang asoy ... ^_^

Nahhhh kalo menurut selera aku, resep kulit pastel yang ini patut berada di le
vel high recommended amat sangat deh karena jangan tanya kalo masih panas atau anget, bahkan sudah dingin pun masih tetep kres kres ***jempol***
Pernah bikin dalam jumlah banyak terus digoreng setengah matang. Lalu simpan di lemari es.
Baru ingat kira-kira seminggu atau dua minggu kemudian lalu aku goreng lagi sampe welldone alias mateng.
Iiihhhh…tetep renyahhhh. Alhamdulillah :-)

Pokoknya buat yang hobi pastel, cobain deh resep kulit pastel ini.
Dijamin ngga nyesel, insya Allah !!!

Source recipe-nya dari my friend dong (hehehe), jeng Ningnong Soeryono....makasiiii ya Ning ^_^
***** maappp Ningnong_  gw blom ngerti nge-link ke blog elo nihhhh****
O iya, konon kabarnya jeng Ningnong mendapatkan recipe ini dari penjual pastel yang mau berbagi tips dan trick buat pastel enaknya.
Sungguh amal jariah yaa buat si penjual itu.
Nah berikut ini recipe-nya.


Bahan :
500 gram terigu serba guna
1/2 sdt garam
100 gram minyak goreng, panaskan tapi tidak sampai mendidih
100 ml air


Caranya :
Aduk semua bahan jadi satu sampai rata dan kalis.
Gilas tipis, cetak bulat, isi 1 sdm
Rekatkan pinggirnya, dan buat 'wiru' dipinggir pastel.
Goreng dalam minyak panas dengan api sedang, sampai coklat kekuningan.
Angkat tiriskan..


Selamat mencoba….


irmaramli.blogspot.com

Wednesday, September 19, 2012

pertama kali beli buku di gramedia online...


Senin pagi 10 September 2012 :
* pesan 4 buah buku di gramedia online
* dapat disount 15% plus free ongkir untuk jabodetabek karena totalnya lebih dari 200rb

Senin siang 10 September 2012 :
* bayar via ATM dan kirim konfirmasi sudah bayar ke gramedia

Selasa sore 11 September 2012 :
* dapat email notifikasi dari gramedia online bahwa buku sudah dikirimkan via JNE

Rabu siang 12 September 2012 :
* buku tiba dengan selamat, benar, dan kondisinya bagus

Alhamdulillah... senangnya belanja online kalau hepi ending seperti ini :-)

Wednesday, September 12, 2012

Sertifikat Halal 2012-2013 : Tepung Kentang Pfanni

Assalamu'alaikum,

Bagi teman-teman yang sedang berupaya untuk gluten-free atau meminimalisasi konsumsi tepung terigu yang mengandung gluten maka salah satu alternatifnya adalah tepung kentang.

Sejauh ini yang saya kenal adalah tepung kentang merk Pfanni dari Unilever,  jujur saya baru kenalan ama tepung pfanni ini tahun 2011 saat jalan-jalan ke Interfood Exhibition.
Nah saat itu ngga beli karena bolak balik kemasannya tidak ada logo halal dan sekaligus malas bawanya sekaligus pula uang yang dibawa sudah menipis. Hehehe.

Nah beberapa waktu lalu ingat lagi ama tepung kentang ini dan karena tidak menemukan info halalnya setelah browsing, kemudian akhirnya bertanya ke Unilever Indonesia via email.
Dalam kurun waktu 2 jam sejak email terkirim, reply-nya pun datang. Plus attachment berupa sertifikat halal dari badan halal di Jerman dimana pfanni ini berasal.

Terlampir sertifikat halal 2012-2013 untuk tepung kentang Pfanni (ada di item no 11 : Pfanni Puree).
Semoga bermanfaat ya....



 

Sunday, April 8, 2012

hepi birthday pak !!!


 Tanggal 1 April kemarin, direct leader saya berulang tahun yang 54 thn (kalo ngga salah hehehe).
Nah secara tahun ini udah menginjak tahun ketiga penempatan dia di Indonesai dan tahun-tahun sebelumnya saya belum pernah sama sekali memberi kado ulang tahun jadi bertekadlah saya dan mengumpulkan rasa percaya diri untuk buat kue ulang tahun.
Karena belum tentu tahun depan dia masih bakalan di sini atau saya masih satu tim ama beliau.
Sementara pak boss ini so far so good, orangnya baik, sopan, bijak, low pofile alias ga belagu dan logic finace-nya pun jalan banget.
Saya belajar banyak dari dari dalam berbagai hal, teknis pekerjaan dan non teknis sekalipun.

Saya ingat sekali sekitar Januari-Februari tahun 2010, saat pertama kali dia gabung di tim kami.
Sebelumnya dia dari kantor di Kuwait.
Waktu pertama kali dikenalkan, dia tidak menjulurkan tangan ke saya untuk bersalaman dan saya pun jelas tidak (saya tidak berjabat tangan dengan non muhrim).
Alhamdulillah... dalam hati lega

Lama kelamaan, saya perhatikan ternyata kalo berhadapan dan berkenalan dengan muslimah yang berkerudung maka bapak ini tidak akan proaktif menjulurkan tangan untuk bersalaman terlebih dulu.
Dia akan menunggu.
Tetapi kalo yang bersangkutan mengajak bersalaman, baru dia sambut salamnya$
Alhamdulillah... dia paham ternyata .
Beda sekali kalo bertemu dengan kaum pria atau wanita yang tidak berkerudung. Dia selalu spontan mengajak salaman duluan... sopan lah pokoknya.
Sama supir kantor pun demikian ... hehehe

Selain itu, bapak ini juga baik sekali adaptasinya.
Beda dengan expat-expat lain yang cenderung "pemilih" banget soal makanan... nah bapak ini ngga banget.
Bulan-bulan awal di Jakarta, ditawarin lupis yang dibeli mba Yuniar (salah satu sekretaris di lantai kami) di stasiun kereta, tanpa segan dia pun mau coba.
Sarapan pagi bareng se-lantai yang kami lakukan setiap hari Jum'at biasanya make menu-menu berat ala Indonesia seperti nasi uduk, ketupat sayur, nasi soto, nasi kuning, nasi pecel, dan lainnya yang beratlah pokoknya.... dia hayu ajaaa, tidak keberatan dan menunjukkan ekspresi aneh.
Paling yang dia ngga cocok hanya desert-desert aja misalnya cendol, es kelapa, dsb.
Hehehehe....

Pokoknya leader yang ini adalah salah satu leader terbaik yang pernah Allah anugerahkan untuk saya.
Alhamdulillah ya Allah.
Berkah dan karunia dari Allah SWT tidak selamanya berbentuk materi tetapi bisa juga berupa lingkungan dan orang-orang baik dan bikin semangat


O iya, niat untuk membawa kue ulang tahun pada hari senin ke kantor (sehari setelah hari ultahnya) tidak saya ceritakan ke orang lain berhubung saya khawatir jikalau terjadi sesuatu dan tidak jadi.
Apalagi juga nervous.com berhubung jujur aja, saya belum pernah buat kue seperti ini kalo untuk konsumsi diluar keluarga sendiri alias untuk orang lain

Seminggu sebelumnya udah mikirin akan seperti apa dan rasa yang seperti apa yang akan saya buat.
Saya pilih kue dengan dominasi rasa coklat yaitu dengan sapuan ganache coklat di dalam dan diluar kue.
Untuk base cake-nya di dalam, saya make 3 layer sponge cake : coklat-mocca-coklat.
Supaya ada selapis yang keliatan sedikit terang di dalam (hehe) ..... sayangnya ngga sempat motret pas udah di potong.
Untuk decor atas, tadinya mau make edible image tapi karena ragu ntar saya ngga bisa makan jadi milih buah-buahan segar aja.
Kan saya pengen nyobain juga ...    

hepi birthday bapak !
wish you all the best...